EFEKTIFITAS HYPNOBRESTFEEDING TERHADAP PENGELUARAN ASI PADA IBU POST PARTUM DI RSUD SAYANG CIANJUR PERIODE MARET-MEI 2025
Keywords:
Ibu Postpartum, pengeluaran ASI, hypnobreastfeedingAbstract
Kurangnya dukungan tenaga kesehatan mengurangi ASI ekslusif membuat ibu kurang percaya diri dalam memberikan ASI pada bayinya, dukungan informasi dari tenaga kesehatan dengan cara pendekatan pada ibu menyusui sangatlah penting dengan pemberian konseling membuat ibu lebih mengerti. Ibu sering mengeluhkan puting lecet dan bayinya sering menangis, sehingga tidak diberikan ASI. Penyebab ketidaklancaran pengeluaran ASI salah satunya adalah penurunan produksi ASI disebabkan kurangnya rangsangan hormone oksitosin dan prolaktin yang sangat berperan dalam kelancaran produksi ASI. Data di Indonesia selama 3 tahun terakhir mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, pada tahun 2021 mencapai 71,58%Teknik yang dapat diterapkan guna memperlancar produksi ASI salah satunya yaitu hypnobreastfeeding. Jenis penelitian ini secara pre-eksperimental dengan rancangan yang digunakan adalah pre-test post-test one grup. Pelaksaanaan penelitian pada periode Maret-Mei 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu postpartum di RSUD Sayang Cianjur sebanyak 174 orang terhitung dari periode Maret-Mei 2025. Jumlah sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 30 orang, dan penelitian ini menggunakan accidental sampling. Variabel independent yaitu hypnobreastfeeding dan variabel dependent yaitu pengeluaran ASI pada ibu postpartum. Distribusi frekuensi gambaran responden yaitu berdasarkan Pendidikan, usia, paritas, dan pekerjaan. Hasil penelitian menunjukan sebelum dilakukan hypnobreastfeeding yaitu sebanyak 0 responden yang mengalami pengeluaran ASI lancar (0%), 30 responden yang mengalami pengeluaran ASI tidak lancar (100%) dan setelah dilakukan hypnobreastfeeding yaitu sebanyak 26 responden yang mendapatkan hasil berhasil (86,6%), 4 responden yang mengalami pengeluaran ASI tidak berhasil (13,4%). Teknik hypnobreastfeeding ini direkomendasikan untuk ibu postpartum yang mengalami pengeluaran ASI sedikit.
