HUBUNGAN KECEMASAN TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA IBU POST SECTIO CAESAREA DI RSUD SAYANG CIANJUR TAHUN 2026

Authors

  • Lena Sri Diniyati Akademi Kebidanan Al-Ikhlas Cisarua
  • Helena Aurellia Anatasya Akademi Kebidanan Al-Ikhlas Cisarua

Keywords:

NRS, PASS, Nyeri, Kecemasan, Post Sectio Caesarea

Abstract

Sectio Caesarea (SC) merupakan tindakan persalinan melalui pembedahan yang dapat menimbulkan nyeri pasca operasi akibat kerusakan jaringan. Intensitas nyeri pada ibu post Sectio Caesarea berbeda-beda dan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti usia, paritas, pengalaman Sectio Caesarea sebelumnya, kecemasan, serta dukungan keluarga dan sosial. Intensitas nyeri yang tidak ditangani dengan baik dapat menghambat proses pemulihan ibu pasca operasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hububngan kecemasan terhadap intensitas nyeri pada ibu post sectio caesarea di RSUD Sayang Cianjur tahun 2026. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2026. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu post Sectio Caesarea di RSUD Sayang Cianjur sebanyak 66 orang, dengan jumlah sampel 30 responden menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner PASS dan skala Numerik Rating Scale (NRS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami nyeri sedang sebanyak 24 responden (80%). mengalami kecemasan sedang sebanyak 14 responden (46,67%). Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas nyeri dengan tingkat kecemasan pada ibu post sectio caesarea berdasarkan uji Fisher's Exact Test (p = 0,770). Disarankan agar tenaga kesehatan meningkatkan edukasi dan manajemen nyeri pada ibu post Sectio Caesarea guna membantu mempercepat proses pemulihan.

Downloads

Published

2026-08-03

How to Cite

Lena Sri Diniyati, & Helena Aurellia Anatasya. (2026). HUBUNGAN KECEMASAN TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA IBU POST SECTIO CAESAREA DI RSUD SAYANG CIANJUR TAHUN 2026. Jurnal Ilmiah Penelitian Kebidanan Dan Kesehatan Reproduksi, 9(2), 61–71. Retrieved from https://e-journal.akbid-alikhlas.ac.id/JIPKR/article/view/96